BUANA PASUNDAN: Berita
Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan

Rabu, 23 September 2026

Ribuan Jamaah Hadiri Tahlil 7 Hari Almarhumah Istri Wakil Bupati Karawang


KARAWANG ,  BUANA PASUNDAN- Tahlil peringatan tujuh hari kepergian Ibu Hj. Dewi Yulisyani Binti Suwoto Sudarmo, istri Wakil Bupati Karawang, berlangsung penuh khidmat dan dihadiri ribuan jamaah, Rabu (23/9/2026) malam. 

Suasana diwarnai keharuan, doa, serta penghormatan mendalam dari segenap lapisan masyarakat yang berdatangan.
 
Acara yang digelar di Kediaman Wakil Bupati, Perumahan Regency, Cikampek Utara, dihadiri unsur pimpinan daerah, Muspika, Muspida, Desa dan tokoh masyarakat, serta warga dari berbagai penjuru. 

Mulai dari warga sekitar, masyarakat Kecamatan Cikampek dan Kota Baru, hingga para pemuda dan pemudi berdatangan memenuhi lokasi untuk turut mendoakan sosok yang dikenal rendah hati, ramah, dan peduli terhadap sesama ini.
 
Hadirnya ribuan jamaah, baik kaum ibu, bapak-bapak, maupun generasi muda, menjadi bukti nyata betapa besar rasa hormat dan kasih sayang masyarakat terhadap almarhumah. 

Kehadiran para pejabat dan tokoh pimpinan daerah sekaligus menegaskan kedudukan almarhumah sebagai sosok yang dicintai dan dihormati di tengah masyarakat Karawang.
Doa dan tahlil dipanjatkan dengan penuh kekhusyukan, memohon ampunan dan rahmat Allah SWT. 

Semoga almarhumah Hj. Dewi Yulisyani ditempatkan di sisi ALLAH SWT yang paling mulia, diterima segala amal ibadahnya, dan diberikan ketabahan segenap keluarga yang ditinggalkan.
 
Usai acara, Wakil Bupati Karawang H. Maslani turun langsung menemui masyarakat, menyapa jamaah di halaman kediaman dalam suasana akrab dan hangat.


Beliau berbincang santai bersama pemerintah Kecamatan Kota baru, kepala Desa dan warga, menikmati hidangan bersama para tamu yang hadir.
 
"Kehadiran saudara-saudara sekalian adalah penghibur terbesar bagi kami dan keluarga. Ini menjadi kenangan terindah sekaligus bukti bahwa kebaikan yang ditabur almarhumah senantiasa dikenang," ujar perwakilan keluarga, Aka Sarbeni, dengan mata berkaca-kaca.
 
Semoga rahmat, kasih sayang, dan keridhaan Allah SWT senantiasa menyertai almarhumah Ibu Hj. Dewi Yulisyani, serta memberikan kekuatan, kesabaran, dan ketabahan yang tak terhingga bagi seluruh keluarga yang ditinggalkan.(HR Oen)

Senin, 21 September 2026

Bamsoet Apresiasi Nikah Massal Bersama Perkumpulan Bumi Alumni UNPAD, Hadirkan Kepedulian Sosial dan Gerakkan Ekonomi Alumni


JAKARTA ,  BUANA PASUNDAN  - Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Ketua Dewan Pembina Perkumpulan Bumi Alumni (PBA) Universitas Padjadjaran, Bambang Soesatyo (Bamsoet), mengapresiasi konsistensi Perkumpulan Bumi Alumni (PBA) menyelenggarakan program Nikah Bersama yang tahun ini memasuki penyelenggaraan keenam sejak pertama kali digelar pada tahun 2021. 

Program tersebut dinilai sebagai bentuk kepedulian sosial yang menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung, terutama keluarga kurang mampu yang membutuhkan fasilitasi untuk melangsungkan pernikahan secara sah menurut agama sekaligus memperoleh kepastian hukum melalui pencatatan perkawinan. Pada penyelenggaraan keenam di Bandung, Senin (21/9/26)

PBA memfasilitasi 14 pasangan calon pengantin. Secara kumulatif, hingga tahun ini PBA telah membantu 50 pasangan melalui program tersebut.

 " Enam kali penyelenggaraan Nikah Bersama menunjukkan bahwa kegiatan ini sudah berkembang menjadi gerakan sosial yang berkelanjutan. Ketika 14 pasangan dari keluarga kurang mampu dapat melangsungkan pernikahan secara sah menurut agama dan ketentuan negara, yang kita bantu sesungguhnya adalah membuka jalan bagi lahirnya keluarga - keluarga baru yang memiliki kepastian hukum dan sosial. 
Ini bentuk gotong royong yang sangat nyata dan manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” ujar Bamsoet di Jakarta, Senin (21/9/26).

Ketua DPR RI ke-20 dan Ketua Komisi III DPR RI ke-7 ini menilai fasilitasi perkawinan bagi keluarga kurang mampu memiliki dimensi sosial dan hukum yang penting. Perkawinan yang tercatat memberikan kepastian administrasi bagi pasangan dan keluarga, termasuk dalam berbagai urusan kependudukan serta perlindungan hak-hak hukum yang berkaitan dengan keluarga. Karena itu, kegiatan sosial semacam Nikah Bersama mempunyai nilai sosial yang tinggi ketika dijalankan secara konsisten dan melibatkan berbagai unsur masyarakat.

 " Membantu pasangan dari keluarga kurang mampu memasuki kehidupan rumah tangga dengan pernikahan yang sah juga merupakan bentuk kepedulian dan gotong royong yang sangat nyata dari masyarakat. Ada aspek kemanusiaan, sosial, agama, sekaligus kepastian hukum di dalamnya. Karena itu, saya berharap program Nikah Bersama PBA terus dipertahankan dan bila memungkinkan cakupannya diperluas agar semakin banyak keluarga yang dapat merasakan manfaatnya.” kata Bamsoet.


Wakil Ketua Umum Partai Golkar dan Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia ini juga mengapresiasi konsep kegiatan PBA yang menggabungkan kepedulian sosial dengan pemberdayaan ekonomi. 

Rangkaian kegiatan tahun ini turut menghadirkan Bazar atau Ekshibisi UMKM Alumni yang melibatkan 44 pelaku usaha dari berbagai bidang, mulai fashion, kerajinan tangan, kuliner hingga bidang usaha lainnya. 
Perhatian terhadap UMKM ini sangat relevan dengan struktur perekonomian Indonesia. Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian pada 2026 menyebut UMKM berkontribusi sekitar 61 persen terhadap PDB, menyerap sekitar 97 persen tenaga kerja, mencakup sekitar 60 persen investasi nasional, serta menyumbang sekitar 16 persen ekspor nonmigas. 

Pemerintah juga mencatat jumlah UMKM lebih dari 64 juta unit usaha.

" Penyelenggaraan Nikah Bersama yang dirangkaikan dengan bazar UMKM menunjukkan bahwa kepedulian sosial dan pemberdayaan ekonomi dapat berjalan beriringan. Keluarga yang dibantu untuk memulai kehidupan baru bertemu dengan para pelaku usaha yang sedang berjuang membangun kehidupan ekonominya. Inilah makna jejaring alumni yang sesungguhnya, yaitu menjadi kekuatan sosial sekaligus kekuatan ekonomi yang manfaatnya dapat dirasakan lebih luas,” pungkas Bamsoet.(red) 

Editor: HR Oen 

Minggu, 20 September 2026

Sambut HUT ke-81 TNI, Kodim 0808/Blitar Gelar Bakti Sosial dan Kesehatan, Sentuhan Langsung Bagi Rakyat


 
BLITAR ,  BUANA PASUNDAN - Semangat "TNI Kuat Bersama Rakyat" diwujudkan dalam aksi nyata. Menyambut HUT ke-81 TNI Tahun 2026, Kodim 0808/Blitar menggelar kegiatan Bakti Sosial dan Bakti Sosial Kesehatan (Baksoskes) yang menyentuh langsung kebutuhan warga, Minggu (20/9/2026).
 
Bertempat di Polkes 05.09.03 Blitar, Jalan Merdeka Barat, Kecamatan Sukorejo, kegiatan ini berlangsung meriah dan penuh kebersamaan.
 
Layanan Kesehatan & Sosial, Disambut Antusiasme Warga
 
Rangkaian kegiatan yang digelar:
 
- ✅ Donor darah
​
- ✅ Pengobatan umum gratis
​
- ✅ Khitanan massal
​
- ✅ Operasi bibir sumbing
​
- ✅ Pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD)
​
- ✅ Pembagian paket sembako bagi yang membutuhkan
 
Warga sudah berdatangan sejak pagi, menyambut hangat layanan yang diberikan secara cuma-cuma. Suasana berjalan tertib, lancar, dan penuh kekeluargaan.
 
Sinergi Kuat TNI, Pemerintah, & Elemen Masyarakat
 
Hadir langsung di lokasi:
 
- Kasdim 0808/Blitar Mayor Inf Imam Suyoso, S.Ag.
​
- Pj Pa Sandi Kodim 0808/Blitar Kapten Inf Taufik
​
- Danramil 0808/13 Doko Kapten Inf Agus Rudi
​
- Camat Sukorejo Jito Baskoro, S.S., S.Sos., M.A.P.
​
- Serta jajaran Forkopimcam, perwakilan satuan militer, Polri, Persit, KBT, dan instansi terkait
 
Kehadiran lintas unsur ini mencerminkan persatuan yang kokoh antara TNI, pemerintah daerah, kepolisian, dan masyarakat.
 
TNI Hadir Bermanfaat Bagi Rakyat
 
Kasdim Blitar, Mayor Inf Imam Suyoso, menegaskan: kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan wujud pengabdian nyata.(Red)

Editor : HR Oen 
 

Desi Hanafiah: Keakraban Gibran-Dasco Tepis Rumor Keterlibatan Dasco dalam Gerakan Roy Suryo


JAKARTA  , BUANA PASUNDAN  - Keakraban Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dengan Wakil Ketua DPR RI sekaligus Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad dalam acara Rakernas III dan Harlah ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta Pusat, mendapat perhatian dari kalangan relawan pendukung pemerintahan Prabowo-Gibran. Wakil Koordinator Nasional Aliansi Relawan Prabowo-Gibran (ARPG), Desi Hanafiah, S.E., menilai keakraban Gibran dan Dasco tersebut memperlihatkan hubungan komunikasi politik yang baik di antara keduanya.

Menurut Desi, momen tersebut juga dapat menjadi konteks untuk melihat kembali berbagai rumor yang belakangan mengaitkan Dasco dengan gerakan Roy Suryo dan sejumlah pihak lainnya. "Keakraban Mas Gibran dengan Pak Sufmi Dasco Ahmad menunjukkan bahwa hubungan keduanya baik dan komunikasi politik tetap terjalin. Karena itu, isu yang menyebut Pak Dasco berada di balik gerakan Roy Suryo dan kawan-kawan jangan langsung dipercaya sebagai fakta tanpa bukti yang jelas," ujar Desi saat diwawancarai Minggu sore (19/9/2026) di Jakarta. 

Desi mengatakan, hubungan Dasco dengan Gibran juga tidak muncul secara tiba-tiba. Keduanya telah berada dalam dinamika politik yang sama sejak proses Pilpres 2024 hingga masa transisi pemerintahan Prabowo-Gibran. Berperan dalam Konsolidasi Prabowo-Gibran Desi menilai posisi Dasco dalam proses konsolidasi pemerintahan Prabowo-Gibran juga perlu dilihat secara utuh. Setelah Prabowo dan Gibran ditetapkan sebagai pasangan terpilih Pilpres 2024, Dasco dipercaya memimpin Gugus Tugas Sinkronisasi Prabowo-Gibran. 

Tim tersebut menjalankan proses koordinasi dan sinkronisasi program serta persiapan transisi menuju pemerintahan baru. 

 " Pak Dasco merupakan salah satu tokoh penting di Gerindra yang terlibat dalam proses konsolidasi pemerintahan Prabowo-Gibran. Jadi kalau sekarang terlihat akrab dengan Mas Gibran, itu bukan sesuatu yang tiba-tiba," jelas Desi. 

Menurutnya, proses politik menuju pemerintahan Prabowo-Gibran membutuhkan komunikasi intensif antara berbagai tokoh dan kekuatan politik.

" Pilpres 2024 menghasilkan pasangan Prabowo-Gibran. Setelah itu diperlukan konsolidasi agar pemerintahan bisa berjalan. Dalam proses tersebut, komunikasi antara Pak Prabowo, Mas Gibran dan para pimpinan partai, termasuk Pak Dasco, menjadi bagian dari dinamika politik yang wajar," katanya.

Hubungan Politik Tetap Terjaga Desi juga menilai pertemuan dan keakraban Gibran-Dasco dalam acara PAN menunjukkan bahwa hubungan antarkeduanya tetap terjaga di tengah berbagai isu politik yang berkembang. 
Ia meminta publik tidak mudah menarik kesimpulan berdasarkan rumor atau potongan informasi di media sosial. 

 " Kalau ada tuduhan bahwa seseorang berada di balik sebuah gerakan, tentu harus ada bukti yang bisa diverifikasi. Jangan sampai rumor politik kemudian dianggap sebagai fakta," ujar Desi. 
Desi menambahkan, perbedaan pandangan politik merupakan hal yang biasa dalam demokrasi. Namun, menurut dia, isu yang menyangkut tokoh publik sebaiknya dibicarakan berdasarkan fakta dan proses hukum yang berlaku. 

ARPG Dorong Soliditas Pemerintahan Sebagai bagian dari jaringan relawan pendukung Prabowo-Gibran, Desi mengatakan ARPG berkepentingan menjaga soliditas pemerintahan hasil Pilpres 2024. 

 " Kami melihat hubungan baik antara Gibran dan Dasco sebagai bagian dari komunikasi politik yang penting. Pemerintahan Prabowo-Gibran harus dijaga soliditasnya agar dapat fokus menjalankan program-program untuk masyarakat," tuturnya. 

Ia menegaskan bahwa keakraban antartokoh politik tidak semestinya ditafsirkan secara berlebihan.

 " Yang harus kita lihat adalah fakta dan rekam jejaknya. Jangan karena ada rumor kemudian semua hubungan politik ditarik ke dalam tuduhan tertentu," pungkas Desi yang juga politisi PAN dan pernah Caleg DPR RI Dapil Kepri - Tanjung Pinang dari PAN. (Red) 

Editor: HR Oen

DePA-RI Tekankan Pemulihan Aset & RUU Perampasan Aset Segera Rampung


SOLO , BUANA PASUNDAN - Ketua Umum Dewan Pergerakan Advokat Republik Indonesia (DePA-RI), Dr. TM. Luthfi Yazid, SH, LL.M menilai tindak pidana korupsi masih menjadi salah satu persoalan serius yang harus mendapatkan perhatian bersama. Korupsi bukan hanya menimbulkan kerugian keuangan negara, tetapi juga merusak kepercayaan masyarakat terhadap hukum dan institusi negara serta berpotensi mencoreng reputasi Indonesia di dunia internasional.

Pernyataan tersebut disampaikan Luthfi Yazid saat menyampaikan pidato dalam pelantikan para pengurus DPC DePA-RI kota Surakarta, kabupaten Wonogori, Boyolali, Sukoharjo, Sragen, dan Karanganyar di Hotel Adhi Wangsa, Solo. 

Menurut Luthfi Yazid, bagaimana pemberantasan korupsi di China dapat menjadi contoh. Di China para elit pemerintah maupun petinggi partai politik yang terlibat korupsi dihukum berat. Pemberantasan  korupsi, karenanya, tidak boleh hanya berorientasi pada berapa banyak pelaku yang ditangkap dan dipidana. 

Yang tidak kalah penting adalah bagaimana negara dapat memastikan hasil kejahatan korupsi dikembalikan kepada negara dan tidak tetap dinikmati oleh pelaku, keluarga, anak maupun pihak-pihak yang memperoleh manfaat dari tindak pidana tersebut.

“Korupsi bukan sekadar persoalan hukum. Korupsi menyangkut martabat bangsa, sebagaimana menjadi keprihatinan utama Wapres RI pertama, Moh. Hatta. Ketika korupsi terus terjadi, kepercayaan masyarakat menurun dan citra Indonesia di mata dunia internasional ikut terdampak. Para investor akan kabur ke negara lain,” ujar Luthfi yang memiliki nama lengkap Tahir Musa Luthfi Yazid, pada Sabtu (19-09-2026)

Karena itu, DePA-RI menunggu realisasi janji DPR RI untuk merampungkan RUU Perampasan aset sebelum Desember 2026 sebagai batas akhir. Berarti waktu yang tersisa kurang dari 3 bulan, dan harus rampung. Presiden Prabowo Subianto harus memberikan dukungan penuh dan merealisasikan komitmennya, termasuk dengan cepat dan tegas memecat para menterinya serta pejabat negara yang terlibat korupsi. 

Luthfi juga mendorong agar pemberantasan korupsi semakin diarahkan pada pendekatan "Mengikuti Aliran Uang” (follow the money), yaitu menelusuri aliran dana dan aset yang berasal dari tindak pidana korupsi.

“Karena modus korupsi makin canggih, maka efek jera harus nyata. Jangan sampai seseorang dipidana, tetapi aset yang diperoleh dari hasil korupsi tetap aman dan kemudian dinikmati oleh keluarga, anak dan kroninya. Pemberantasan korupsi harus menyentuh hasil kejahatannya,” tegas Luthfi Yazid yang pada tahun 2002 pernah mengikuti pelatihan pencegahan korupsi selama sebulan di UNAFEI (United Nations Asia and Dar East Institute for the Prevention of Crime and the Treatment Offenders), Tokyo. 

DePA-RI juga mendorong penguatan kebijakan asset recovery ( pemulihan aset) dan pengembalian aset negara. Menurut DePA-RI, ukuran keberhasilan pemberantasan korupsi tidak semata-mata dilihat dari jumlah perkara dan jumlah orang yang diproses secara hukum, tetapi juga dari sejauh mana kerugian negara dapat dipulihkan.

Di sisi lain, DePA-RI menegaskan bahwa upaya menciptakan efek jera harus tetap dilakukan dalam kerangka due process of law.

“Kita membutuhkan penegakan hukum yang tegas, tetapi ketegasan hukum tidak boleh menghilangkan prinsip praduga tak bersalah, hak atas pembelaan dan independensi peradilan. Efek jera harus lahir dari proses hukum yang adil, bukan dari trial by media,” kata Luthfi.

Sebagai organisasi profesi advokat, DePA-RI berpandangan bahwa advokat memiliki posisi penting dalam menjaga agar proses penegakan hukum berjalan secara profesional, objektif dan berkepastian hukum yang adil sesuai mandat UUD 1945. 

Advokat mempunyai kewajiban memberikan pembelaan terhadap setiap orang yang berhadapan dengan hukum sesuai kredo DePA-RI Justitia Omnibus atau keadilan untuk semua, namun pembelaan tersebut tidak boleh dimaknai sebagai pembenaran terhadap tindak pidana korupsi.

DePA-RI juga menilai bahwa pemberantasan korupsi harus diperkuat dari sisi pencegahan, prevensi, khususnya di tingkat pemerintah daerah.

Dengan hadirnya DPC-DPC DePA-RI di berbagai wilayah Jawa Tengah, DePA-RI ingin mendorong agar organisasi advokat tidak hanya berperan dalam membela kepentingan hukum klien, tetapi juga mengambil bagian dalam pendidikan dan kesadaran hukum masyarakat serta penguatan budaya antikorupsi.

“Kami ingin DPC DePA-RI di Jawa Tengah menjadi bagian dari masyarakat yang ikut mengawal tegaknya hukum dan pemerintahan yang bersih. Advokat tidak boleh hanya menjadi penonton ketika persoalan korupsi terjadi. Kami harus memberikan sumbangan pemikiran dan kerja nyata bagi penegakan hukum,” ujar Luthfi.

Menurutnya, perjuangan melawan korupsi bukan hanya tanggung jawab lembaga penegak hukum. Pemerintah, dunia usaha, masyarakat sipil, akademisi, media dan profesi hukum memiliki tanggung jawab masing-masing untuk membangun sistem yang lebih transparan dan berintegritas.

“DePA-RI siap memberikan kontribusi pemikiran dan ikut mengawal agenda pemberantasan korupsi. Kita ingin Indonesia dikenal bukan karena banyaknya kasus korupsi, tetapi karena keberhasilannya membangun sistem hukum yang mampu mencegah korupsi, memberikan efek jera kepada pelaku, dan mengembalikan aset negara,” kata Luthfi Yazid mengakhiri. (Red)

Editor:HR Oen 

Selasa, 15 September 2026

Dukung Penertiban Dapur MBG, MILITAN GIBRAN 08 NUSANTARA: Program Ini Harus Bersih dan Akuntabel


JAKARTA ,  BUANA PASUNDAN 
- Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu program strategis pemerintah dalam mendukung terwujudnya generasi emas Indonesia 2045. Karena itu, setiap rupiah anggaran negara dan setiap porsi makanan yang diberikan kepada anak-anak harus dikelola secara bersih, tepat sasaran, bergizi, transparan, dan akuntabel. Melihat pentingnya hal tersebut, MILITAN Gerakan Bersama Rakyat 08 Nusantara (MILITAN GIBRAN 08 NUSANTARA) menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, yang melakukan evaluasi dan penertiban terhadap operasional dapur MBG di berbagai daerah. 

MILITAN GIBRAN 08 NUSANTARA mengapresiasi langkah tegas Kepala BGN dalam melakukan pembenahan terhadap pelaksanaan program MBG. Menurut organisasi tersebut, setiap temuan maupun aduan masyarakat harus ditindaklanjuti secara serius agar pelaksanaan MBG tetap berada pada tujuan awalnya, yakni memberikan makanan bergizi kepada anak-anak Indonesia.

 “ Kami mengapresiasi keberanian dan ketegasan Bapak Kepala BGN. Ketika ada temuan dan aduan dari masyarakat, pemerintah harus bergerak cepat melakukan evaluasi dan pembenahan. Ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menjaga kualitas dan marwah program MBG,” ujar Sekretaris Jenderal MILITAN GIBRAN 08 NUSANTARA, Abd Aziz Salim Syabibi, S.T., saat diwawancarai, Selasa (15/9/2026), di Jakarta. 

Ia menegaskan bahwa MBG bukanlah program biasa, melainkan program yang menyangkut masa depan anak-anak Indonesia. Karena itu, seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaannya harus memiliki komitmen terhadap standar gizi, kebersihan, transparansi, dan akuntabilitas. 

 “ MBG bukan proyek biasa. Ini soal masa depan anak-anak kita. Jadi harus dijaga sejak dari dapur hingga sampai ke tangan para siswa. Kami salut dengan langkah Bapak Kepala BGN yang terus melakukan evaluasi dan penertiban,” tegasnya. 

MILITAN GIBRAN 08 NUSANTARA juga mengajak seluruh kadernya di 38 provinsi serta masyarakat luas untuk ikut mengawal pelaksanaan program MBG. Pengawasan masyarakat dinilai penting agar setiap potensi penyimpangan dapat segera diketahui dan ditindaklanjuti. 
Menurut Abd Aziz, pihaknya menolak apabila terdapat dapur MBG yang tidak menjalankan standar program secara baik, antara lain menyajikan menu yang tidak memenuhi standar gizi, menjalankan pengelolaan secara tidak transparan, maupun memanfaatkan program MBG untuk kepentingan politik praktis.

 “ Kami ingin program MBG benar-benar dirasakan manfaatnya oleh siswa. Jangan sampai ada kepentingan lain yang justru mengganggu tujuan utama program ini,” katanya. 

Ia menambahkan, MILITAN GIBRAN 08 NUSANTARA siap menjadi mitra kritis dan konstruktif pemerintah dalam mengawal program-program yang berpihak kepada rakyat.

 “ Kami berdiri di belakang kebijakan pemerintah yang pro-rakyat, tetapi pada saat yang sama kami juga akan berdiri paling depan untuk menolak setiap bentuk penyimpangan. Biarkan rakyat ikut mengawasi dan menilai. Yang paling penting, anak-anak kita mendapatkan makanan yang bergizi dan berkualitas,” ujarnya. 

MILITAN GIBRAN 08 NUSANTARA optimistis, dengan pengelolaan dapur yang bersih, makanan yang memenuhi standar gizi, serta sistem pengawasan yang ketat, program MBG dapat berjalan semakin baik dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat. 

 “ Dengan dapur yang bersih, makanan yang bergizi, pengelolaan yang transparan, dan pengawasan yang ketat, kami optimistis MBG akan menjadi salah satu warisan terbaik bagi generasi penerus menuju Indonesia Emas," pungkas Abd. Aziz. (GusDin)

Editor: HR Oen
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done